Tabulasi pada Microsoft Office Word, satu hal penting yang jarang diketahui

Apa itu tabulasi?
Sebelum saya bahas apa itu tabulasi saya mau tanya dulu, “apakah pada papan keybord anda ada tombol Tab?” Ada kan? Ada ya? Pasti ada lah.... Terus “apa anda tahu apa fungsinya Tab tersebut pada Microsoft Office Word?” Yaaa tentu anda tahu kan “buat loncat-loncatin Pointer”. Ya memang betul, untuk meloncatkan pointer yang nantinya berfungsi menempatkan posisi teks pada jarak atau posisi tertentu sehingga tulisan menjadi rapih.

Tapi ada 2 (dua) hal lagi yang saya ragukan dari anda dan ingin saya tanyakan juga disini, pertama; “apa anda suka menggunakannya?” dan yang kedua; “tahukah anda bahwa jarak loncatan tabulasi tersebut bisa diatur sesuai keperluan?”

Nah kenapa saya tanya seperti itu? Karena saya sering menemukan dokumen ketikan orang yang kadang menggeserkan teks dari kiri ke kanan semua pakai spasi, misal surat yang dibawahnya ada tanda tangan, nah bagian tanda tangan kan berada di kanan jadi dia menggeser untuk menempatkan bagian tanda tangan tersebut pakai spasi sebanyak-banyaknya dan hasilnya?? ya tidak rapih. Terus ada juga yang menggunakan tab, tapi dia hanya menggunakan jarak loncatan standarnya saja, jadinya kadang teks terlau jauh atau terlau dekat tidak sesuai harapan. Jika anda sama seperti itu, maka sekarang waktunya anda lebih tahu tentang fungsi tab sebenarnya, maka mari ayo lanjutkan membacanya sampai selesai sambil kita pelajari bersama.

Contoh penggunaan TABULASI
Pertama-tama, agar anda lebih mudah memahaminya sebaiknya sekarang anda sambil buka Ms. Office Word, atau kalau sedang tidak membuka laptop bacalah dahulu lalu simpan postingan ini. Untuk mengetahui seperti apa contoh penggunaan tabulasi atau tab tersebut, silahkan lihat dengan klik di : <<< SINI >>>


Cara menampilkan TABULASI
Selanjutnya, untuk bisa menggunakan fungsi tabulasi, anda harus menampilkan/mengaktifkan Ruler (Penggaris) terlebih dahulu apabila pada tampilan pada Ms. Word anda saat ini belum aktif Ruler nya (Ruler bisa dilihat pada gambar). Caranya dengan masuk ke menu View kemudian ceklis Ruler seperti pada gambar diatas. Apabila Ruler sudah tampil maka fungsi tabulasi juga akan muncul, yaitu icon kecil yang berada di pojok kiri atas yang terlihat seperti bentuk “L” seperti ditunjukan pada gambar. Jika icon bentuk "L" tesebut di klik, maka akan berubah menjadi seperti huruf “T” terbalik, terus anda klik lagi maka akan berubah lagi dan seperti itu seterusnya sampai kembali ke icon bentuk L lagi. Nah Icon-icon tersebut disebut dengan TAB STOP. Nama dan Fungsi tiap tab stop tersebut berbeda-beda, yaitu :

Tabulasi

Cara menggunakan TABULASI
Cara menggunakannya sangat mudah, yaitu:
1. Pilih dulu fungsi tab stop yang akan anda gunakan, misal anda gunakan yang left tab.
2. Dalam satu baris anda bisa gunakan beberapa fungsi tab stop.
3. Apabila sudah dipilih, maka arahkan mouse pada ruler bagian atas (seperti pada gambar diatas) kemudian klik disana maka tab stop akan muncul di tempat diman anda klik.
4. Tab stop yang ada pada ruler tersebut bisa anda geser ke kiri atau ke kanan sesuai keperluan dan untuk menghapusnya tab stop tersebut cukup anda klik lalu drag ke bawah. 
5. Untuk mencoba  fungsinya, silahkan anda tekan tombol TAB pada keyboard, Apa yang terjadi? Maka pointer akan loncat dan berhenti dimana tab stop disimpan. 
6. Untuk selanjutnya, anda bisa bereksperimen sendiri.

Terima kasih, semoga bermanfaat

Comments

  1. Artikelnya sangat membantu.
    ternyata hal kecil seperti itu sering terlupakan dan tidak mau bertanya.
    terimakasih gan, dan terus berkarya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan berkomentar, namun tidak diperkenankan menggunakan kata-kata k@sar, sp@m, iklan produk, hal-hal yang berbau p*rn*gr*fi, s@ra, politik serta hal-hal yang tidak berhubungan dengan blog ini dan anda tunduk terhadap Syarat dan Ketentuan Kami.
Untuk komentar yang tidak berhubungan dengan Artikel diatas silahkan berkomentar DISINI