Cakrawala Net

Latest

2021-07-30

CARA INSTAL-UNINSTAL DAPODIK DAN SOLUSI ERROR

Hay sobat OPS, baru-baru ini ramai terdapat masalah atau error pada Aplikasi Dapodik versi 2022. Yaitu munculnya notofikasi ketika kita membuka Aplikasi berupa peringatan yakni Dapodik Terdeteksi bahwa pengaturan database telah dimodifikasi secara ilegal (It was detected that the database setting had been illegally modified), sehingga aplikasi tidak dapat dibuka dan disana operator disarankan/dimohon untuk menginstal ulang aplikasi untuk dapat menggunakan Dapodik kembali.


CARA INSTAL-UNINSTAL DAPODIK DAN SOLUSI ERROR

Dengan hanya mengikuti saran pada notifikasi/peringatan tersebut, ternyata tidak ada perubahan tapi tetap saja masih terdeteksi seperti itu. Hal tersebut dikeluhkan beberapa OPS di tempat saya, bahkan di tempat lain juga ternyata banyak yang mengalaminya.


Secara tidak sengaja, saya mendapat solusi atau cara yang dapat mengatasi masalah tersebut. Memang cara ini bukan cara baku atau cara pasti yang dapat mengatasi hal tersebut karena mungkin ini hanya kebetulan saja,


Saya yakin pasti ada cara lain yang berbeda dengan seperti yang akan saya sampaikan dalam artikel ini. Mungkin saja anda berhasil, sama seperti yang saya alami atau mungkin juga masalah nya tetep saja tidak dapat diatasi dengan cara saya ini. Tapi mungkin sobat harus juga mencobanya, daripada masalah tidak selesai-selesai karena tidak pernah mencoba solusi apapun sama sekali (wkwkwk serius amat).


Langkah awal, sebagai persiapan, silahkan sobat download dan instal dulu alatnya, yaitu aplikasi yang bernama TU (ada di bawah). Kemudian APABILA PADA KOMPUTER SOBAT DAPODIK 2021 NYA SUDAH DI HAPUS/DI UNINSTAL TETAPI SUDAH DIPASANG APLIKASI DAPODIK VERSI 2022, MAKA, HAPUS/UNINSTAL DULU APLIKASI DAPODIK VERSI 2022 TERSEBUT LALU INSTAL KEMBALI DAPODIK 2021 NYA.


Jika Dapodik 2021 sudah ter instal kembali, maka kita tidak perlu masuk atau registrasi. Sekarang kita tinggal eksekusi proses uninstal Dapodik 2021 nya dengan alat TU tersebut. Ikuti langkahnya sampai selesai sampai Dapodik 2021 tersebut terhapus dari komputer sobat.


Selanjutnya sobat instal Dapodik 2022 seperti biasa kita menginstal Dapodik. Selesai instal/pemasngan, buka Aplikasi Dapodik lalu tekan CTRL + F5 sebelum sobat melanjutkan registrasi dan login.


Nah untuk mengetahui caranya yang lebih jelas silahkan anda lihat video tutorialnya di tampilan ini


dan untuk alatanya silahkan klik unduh disini

Read more
CARA INSTAL-UNINSTAL DAPODIK DAN SOLUSI ERROR Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hendra Gunawan

2021-07-05

NOMOR PESERTA EKS THK-II TIDAK MUNCUL? BEGINI CARANYA

Membahas tentang info, tata cara singkat pendaftaran SSCASN dan cara mengatasi beberapa permasalahannya.


Penerimaan Pendaftaran Seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (SCASN) telah dibuka. Pendaftaran tahap pertama dibuka tanggal 1 Juni 2021 sampai dengan tanggal 21 Juni 2021. Formasi yang dibuka terdiri dari PPPK Guru, CPNS, dan PPPK Non Guru.


Khusus PPPK Guru, di tahap pertama ini tidak dibuka untuk umum. Tapi yang dapat mendaftarkan diri ini hanya guru yang terdaftar di Dapodik, eks THK-II maupun Non eks THK-II sebagaimana disampaikan di channel Youtube nya BKN (#ASNKiniBeda) pada tanggal 29 Juni 2021 dalam acara Konpres Persiapan Pelaksanaan Seleksi ASN 2021 dan juga surat edaran dan ketentuan-ketentuan lainnya yang disebarkan setelahnya.


Sistem Seleksi CASN ini dilaksanakan secara online. Kita dapat mendaftarkan diri melalui 

www. sscasn. bkn. go. Id


Yang harus disiapkan pertama kali adalah Kartu Identitas/KTP dan Kartu Keluarga. Semuaya di scan format .jpg dengan ukuran file tidak lebih dari 200 kb. 


Langkah pendaftarannya antara lain: membuat akun/registrasi, mengisi biodata, memilih jenis seleksi, memilih formasi, melengkapi dokumen, dan melakukan resume.


Jika pada langkah mengisi BIODATA tidak ada masalah, maka pada langkah pemilihan JENIS SELEKSI  ada 2 (dua) permasalahan yang sering muncul pada beberapa orang pendaftar, yaitu Data Dapodik tidak muncul dan Nomor Peserta eks THK-II tidak muncul apabila peserta pendaftar adalah seorang peserta eks THK-II.


3 (tiga) kemungkinan permasalahan disini:

1. Data Dapodik dan Data Peserta eks THK-II juga tidak muncul

2. Data Dapodik tidak muncul

3. Data Nomor Peserta eks THK-II tidak muncul tetapi Data Dapodik muncul


Jika Anda seorang Non eks THK-II: Data Dapodik muncul dan pada pilihan Data Peserta eks THK-II pasti akan memilih “TIDAK”. Maka Anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.

Jika Anda seorang eks THK-II: Data Dapodik muncul dan Nomor eks THK-II muncul ketika memilih “IYA” pada pilihan Data Peserta eks THK-II, maka Anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.

Bagi eks THK-II maupun Non eks THK-II, Jika Data Dapodik tidak muncul maka Anda tidak dapat melanjutkan ke langkah berikutnya dan bagi eks THK-II yang Data Dapodik-nya muncul tetapi Nomor Peserta eks THK-II tidak muncul ketika pilih “IYA”, itupun tidak bisa melakukan langkah selanjutnya.


Nah, untuk mengatasi masalah-masalah yang muncul pada langkah tersebut, maka cara untuk mengatasinya adalah dengan melayangkan pengajuan pengaduan melalui layanan Helpdesk yang sudah disediakan di SSCASN.


Caranya:

  • klik Nama Akun di pojok kanan atas, maka akan muncul menu drop down. Disana ada menu Helpdesk.Menu Helpdesk

  • Klik Helpdesk maka akan muncul jendela browser baru. Cari apa permasalah Anda disana. 
  • Karena disini membahas Nomor Peserta eks THK-II Tidak Muncul, maka Anda klik pada “Pengecekan eks THK-II” yang berwarna biru pada kategori Pengecekan Data PPPK.
Pengecekan eks THK-II


  • Setelah terbuka, isi datanya, upload scan KTP dan Scan Ijazah terakhir, ketik kode captcha kemudian submit. 
Formuir Pengaduan


  • Simpan NOMOR TIKET untuk mengecek jawaban atau tindak lanjut atas pengaduan yang telah kita ajukan. Tunggu sampai pengaduan kita dijawab/ditanggapi, bisa 2 sampai 3 jam atau mungkin lebih
NO TIKET


  • Jika berhasil, maka Nomor Peserta eks THK-II akan muncul.
  • Langkah ini sama bisa dilakukan jika Data Dapodik tidak muncul.


Jika permasalah Anda pada NIK atau Nomor KK yang tidak terdaftar atau digunakan orang lain, maka bisa lihat di Ikut SSCASN tetapi NIK atau Nomor KK tidak terdaftar 


Terima kasih, semoga membantu


Read more
NOMOR PESERTA EKS THK-II TIDAK MUNCUL? BEGINI CARANYA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hendra Gunawan

2020-09-16

Pandemi Adsense Dimasa Pandemi Virus Corona Covid-19

Pandemi corona covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga meluluh lantahkan berbagai sektor kehidupan manusia di seluruh dunia terutama sektor ekonomi. Yang paling terdampak adalah mereka yang bekerja di bidang transportasi, buruh, pariwisata, pedagang, UMKM, Koperasi dan pekerjaan konvensional lainnya. PHK pun banyak terjadi sehingga banyak orang mencoba beralih profesi ke pekerjaan lain yang belum tentu menjanjikan seperti pekerjaan sebelumnya. Mencari pekerjaan menjadi hal yang sangat sulit saat ini. Mungkin diantaranya ada yang beralih mencoba memburu keberuntungan di dunia maya seperti di Youtube atau blog berharap dapat penghasilan dari Google Adsense.

Pandemi Adsense disaat Pandemi Virus Corona Covid-19

Bicara soal Google Adsense jadinya saya ingin sedikit mundur ke beberapa tahun sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu. Ketika buruh mudah mendapat pekerjaan, pekerja/karyawan nyaman dengan pekerjaan mereka, maka para pemburu rupiah di internet pun sedang dalam masa-masa indahnya meraup keuntungan. Mereka yang berjaya dan berlomba adalah para publisher Google Adsense, mendapat penghasilan dari menulis artikel di web/blog. Bagi mereka yang sukses, kehidupannya layakanya para youtuber-youtuber sukses jaman sekarang. Namun karena semakin ketatnya persaingan maka untuk diterima manjadi Publisher Google Adsense pun seakan semakin dipersulit. Karena hal tersebut tidak sedikit mereka yang menyerah dan beralih ke peruntungan lain. Banyaknya opsi dan pilihan ada pula yang mencoba menjadi kreator di Youtube. Kala itu Youtube tidak sepopuler sekarang. Untuk mendapatkan Adsense-nya pun sangatlah mudah karena persyaratannyapun tidak sulit. 


Seiring waktu berjalan, Youtube yang tadinya dipandang sebelah mata menjadi semakin populer dan semakin menjanjikan, Google pun  semakin mengalihkan perhatiannya kesana. Dengan satu kata "menjanjikan" saja maka orang-orang berbondong-bondong menjadi kreator Youtube hingga persaingan pun semakin ketat. Akibatnya, Google memperketat persyaratan Youtuber untuk bisa memonetisasi video mereka, artinya untuk mendapatkan Adsense di Youtube pun kini tidaklah mudah.


Google Adsense seakan menjadi pandemi terutama bagi mereka yang masih dalam tahap memenuhi persyaratan untuk mendaftar. Sekarang ini, di blog maupun di Youtube jika tidak pintar-pintar menerapkan strategi, maka hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga saja. Intinya seperti yang saya katakan tadi di awal, "mencari pekerjaan menjadi hal yang sangat sulit saat ini". Jadi pada saat ekonomi sulit akibat dari pandemi Covid-19 ini, mencari peruntungan di dunia maya pun di saat sulit-sulitnya juga. Beda halnya bagi mereka Youtuber maupun web/blog yang sudah bertengger di halaman pertama pencarian, pandemi covid-19 ini seakan tidak berpengaruh apapun terhadap kondisi ekonominya.


Namun bukan berarti bahwa mendapatkan Adsens di blog maupun di Youtube itu sulit, tidak mungkin apalagi tidak merekomendasikan, hanya saja untuk mendapatkannya saat ini kita perlu tambahan ekstra tenaga dan pikiran. 


Saran saya, bagi anda yang akan membangun blog maupun channel youtube sebaiknya pelajari terlebih dahulu sampai matang agar nantinya mendapatkan apa yang diharapkan. Semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir, agar kita semua dapat hidup dan beraktivitas seperti biasanya. Amin


Semoga ngobrol ngawur tentang "Pandemi Adsense disaat Pandemi Virus Corona Covid-19" ini dapat menjadi teman bacaan anda saat hati anda sedang baik ✌😁😉 hehehe. Terima kasih

Read more
Pandemi Adsense Dimasa Pandemi Virus Corona Covid-19 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hendra Gunawan

2019-12-26

Bagusan Proses Recording Analog atau Digital?

Pada jaman dulu sebelum teknologi digital hadir, seluruh proses recording musik dilakukan secara manual. Seluruh hasil trek mentah dan hasil akhir lagu semuanya berada dalam pita rekaman (analog)  bukan dalam bentuk file (digital). Semua tahapan recording seperti tracking, mixing dan mastering dilakukan menggunakan alat dan benar-benar mengandalkan keterampilan dan ketepatan tangan sang musisi dan sound engineer. Untuk mendapatkan suara gitar maka gitar direkam dari gitar yang dimainkan manusia, begitu juga dengan suara drum, bass, piano dan suara alat musik lainnya. Reveb, compressor dan efek-efek lainnya juga berupa alat bukan lah berupa software. Proses secara manual ini disebut dengan proses analog.

Bagusan Proses Recording Analog atau Digital?

Setelah hadirnya teknologi digital, ternyata teknologi digital merambah ke berbagai teknologi dan industri, termasuk ke dalam industri rekaman musik. Untuk membuat dan memproses sebuah musik, maka kita cukup memiliki sebuah komputer PC atau laptop saja. Kita tidak perlu memiliki skill dewa dalam memainkan alat musik karena berbagai macam suara alat musik dan juga berbagai efek sudah tersedia dalam bentuk software. Peralatan musik kini tersedia dalam bentuk software (virtual) dan seluruh proses recording musik bisa langsung dilakukan secara digital. Untuk membuat musik/lagu tidak perlu lagi pergi ke studio rekaman tapi cukup dirumah sambil duduk didepan komputer dengan kemampuan menggunakan software pengolah musik yang disebut DAW (Digita Audio Workstation).

Terus dengan adanya teknologi digital ini apakah proses manual hilang? Atau proses analog itu jelek? Tentunya tidak, karena teknologi digital tidak serta merta menghapus teknologi analog namun justru teknologi digital membantu dan menyempurnakan teknologi analog dalam segi proses dan kualitas. Memang, proses secara analog tidaklah semudah proses secara digital dan disegi kualitas nyatanya secara analog lebih unggul. Namun ketika proses manual dan digital digabungkan maka mampu menghasilkan sesuatu yang sangat luar biasa.

Secara teori, dalam hal ini saya lumayan bingung harus menjelaskannya bagaimana, tapi mungkin akan saya coba jelaskan dalam bentuk gambaran dibawah ini :

Dari berbagai teori dan pengalaman para master yang saya mix dari berbagai sumber maka:

1. ALAT MUSIK (MANUAL) – ALAT REKAM PITA (ANALOG) – PROSES MIXING (ANALOG) – PROSES MASTERING (ANALOG) >>> KUALITAS AUDIO KURANG BAGUS

2. ALAT MUSIK (VIRTUAL) – ALAT REKAM MODERN (DIGITAL) – PROSES MIXING (DIGITAL-DAW) – PROSES MASTERING (DIGITAL) >>> KUALITAS AUDIO BAGUS

3. ALAT MUSIK (MANUAL/DIGITAL) – ALAT REKAM MODERN (DIGITAL) – PROSES MIXING (DIGITAL-DAW) – PORSES MASTERING (ANALOG) >>> KUALITAS AUDIO SEMPURNA

Kenapa saya gambarkan seperti di atas, karena ada kelebihan dan kekurangan dari tiap proses. 

Analog
Kelebihannya :
1. Suara alat musik lebih nyata atau real
2. Permainan variasi nada memperlihatkan keahlian sang musisi
3. Frequensi audio pada hasil akhir (mastering) lebih tebal
Kekurangan :
1. Proses lama dan rumit
2. Perlu keahlian yang profesional
3. Biaya yang dikeluarkan lebih besar

Digital
Kelebihan :
1. Proses cepat dan tidak terlau rumit
2. Tidak perlu banyak ruang dan peralatan yang artinya memangkas biaya
Kekurangan :
1. Suara alat musik virtual kadang terdengar kurang nyata
2. Frequensi suara alat musik virtual dan audio pada hasil akhir kurang padat

Intinya, jika kita hanya sekedar home recording dan merupakan kegiatan pribadi tanpa label serta  membuat lagu hanya untuk sekedar hobi, maka dilakukan semua secara digital juga saya rasa cukup karena musik yang dihasilkannya pun cukup mewakili perasaan dan hobi kita. Tapi jika kita akan membuka studio rekaman profesional dan ber label dengan tujuan jasa dan penjualan, maka haruslah berkualitas dan sempurna. Dan anda sekarang sudah tahu harus bagaimana agar suara/musik yang dihasilkan berkualitas dan sempurna?

Nah, jadi seperti itulah penjelasan gak jelas yang bisa saya tuliskan tentang Bagusan Proses Recording Analog atau Digital? Ini. Semoga anda tidak puas, agar anda mau bertanya dan mau menambahkan atau meluruskan penjelasan diatas dalam kolom komentar di bawah.

Terima kasih.

Read more
Bagusan Proses Recording Analog atau Digital? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hendra Gunawan

2019-12-13

Apa itu Tracking, Mixing dan Mastering Musik?

Selamat berjumpa kembali sobat semua! Pada kesempatan kali ini pasti anda tidak akan tahu bahwa ada yang berbeda dan baru di Cakrawala-Net, yaitu ada artikel dengan tema baru. Mencoba mengusung tema tentang "musik" dengan embel-embel "Esensi Musik" dijadikan menu pokok untuk label-label artikel yang ditulis. Mulai dari artikel ini dan selanjutnya, tulisan yang berhubungan dengan musik akan menghiasi blog ini. Kebetulan saat ini saya menjalani kegiatan baru, bukan kegiatan sih tapi hobi... (hobi musiman kayanya, hehe) yaitu membuat musik atau mengaransemen musik secara digital atau menggunakan software. Namun perlu anda ketahui bahwa dalam hal ini saya bukanlah sebagai profesional tapi ya... hanya ingin berbagi pengalaman saja.

Artikel perdana untuk tema “Esensi Musik” ini saya ingin mengawali dengan “Apa itu Tracking, Mixing dan Mastering Musik?

Apa itu Tracking, Mixing dan Mastering Musik?

Pastinya anda tahu apa itu musik. Setiap hari pasti anda mendengarnya di radio, di tv, dalam mobil, di mall, diiiii mana-mana. Musik merupakan suara yang disusun sedemikian rupa dari berbagai alat musik yang mengeluarkan nada sehingga mencipatakan irama harmonis yang menjadi satu-kesatuan (dari berbagai sumber).

Jika anda seorang penikmat musik, mungkin tidak akan penting dengan masalah ini karena bagi anda yang penting enak didengar. Atau anda seorang sound engineer... tidak akan penting juga dengan hal ini karena anda lebih tahu dari saya. Tapi jika anda adalah orang yang sama-sama sedang belajar bikin-bikin musik, mungkin anda akan penting dengan artikel ini.

Sebuah lagu atau musik hingga dapat anda nikmati dengan enak prosesnya tidaklah mudah seperti anda mendengarkannya. Ada 3 langkah penting dalam proses pembuatan musik atau sebut saja dalam proses recording di studio, yaitu melalui Tracking, Mixing dan Mastering. 


1. Tracking
Tracking merupakan proses perekaman suara alat musik. Disebut “tracking” karena setiap bagian suara diberi trek atau jalur masing-masing. Artinya setiap suara alat musik dibuat terpisah. Contohnya suara gitar maka yang direkam hanya suara gitar saja, suara bass juga begitu hanya suara bass saja dan seterusnya. Tetapi dalam tracking ini, bisa saja anda melakukan secara terpisah seperti yang saya contohkan tadi bisa juga dilakukan secara bersamaan atau band tergantung bagaimana anda ingin trek terdengar.

2. Mixing
Seperti namanya “mix” adalah campur. Jadi, Mixing merupakan proses pencampuran semua trek terpisah dari proses tracking tadi untuk dibuat terdengar sebaik mungkin menjadi musik seakan semua alat musik dimainkan bersamaan. Proses mixing biasanya melibatkan pengaturan keseimbangan tingkat volume tiap trek baik secara manual maupun otomatis,  peningkatan atau pemotongan frekuensi, panning track kiri dan kanan untuk stereo, penambahan reveb dan efek-efek lainnya. 
Pada langkah mixing seringkali proses editing berada didalamnya mengingat ketika setiap trek dicampur maka baru anda akan tahu pada bagian mana adanya kesalahan, kekurangan atau perlunya pemilihan variasi yang tepat dan terbaik pada setiap bagian lagu. Meskipun idealnya editing dilakukan pada langkah sebelumnya agar anda hanya fokus pada langkah mixing saja.

3. Mastering
Mastering merupakan proses penyempurnaan, mastering merupakan polesan akhir. Jika proses tracking dan mixing baik, maka anda tinggal mempoles agar terlihat bersinar. Seperti keseimbangan volume, menebalkan audio, menyeimbangakan stereo, dan membuat terdengar baik di berbagai speaker atau headphone atau perangkat pemutar musik lain. Selain itu juga membuat master manufaktur yang mencakup semua data dan kode meta yang diperlukan.

Jadi itulah apa yang dimaksud dengan Tracking, Mixing dan Mastering Musik yang saya “mixing” dari berbagai sumber dan sedikit “trek” dari pengalaman saya.

Read more
Apa itu Tracking, Mixing dan Mastering Musik? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hendra Gunawan

2019-01-22

Diatas 3jt, Redmi Note 7 Gak Bakal Laku

Setelah Redmi resmi pisah dari Xiaomi dan menjadi Sub-Brand nya Xiaomi seperti Poco dan Black Shark, Redmi mengeluarkan produk perdananya yaitu Redmi Note 7, tetap melanjutkan seri sebelumnya yaitu Xiaomi Redmi Note 6. Redmi Note 7 telah resmi dijual di negara asalnya yaitu China sejak tanggal 15 Januari 2019 lalu. Dari segi spesifikasi, smartphone perdana dari Redmi ini sangat mumpuni, mulai dari layar berukuran 6,3 inci dengan aspek rasio 19,5:9 berdimensi 159,2 x 75,2 x 8,1 mm, prosessor Qualcomm Snapdragon 660 dengan fabrikasi 14 nm, kapasitas baterai 4.000 mAh dengan dukungan Quick Charge 4.0 yang diklaim dapat diisi ulang dari 0 hingga 100 dalam 1 jam 43 menit dan masih banyak lagi. Dan yang jadi andalan dari Redmi Note 7 ini adalah kamera utamanya dengan sensor 48 megapixel ditambah 5 megapixel sebagai depth sensor dan kamera depan yang juga cukup besar yaitu 13 megapixel.

Diatas 3jt, Redmi Note 7 Gak Bakal Laku

Namun yang Namun yang paling wah dan bikin heboh publik dari Redmi Note 7 ini bukanlah dari spesifikasinya tersebut, tetapi dari harga yang digembor-gemborkan MURAH diberbagai media yang memberitakan. Bagaimana tidak, jika dilihat dari harganya untuk ukuran smartphone dengan spesifikasi seperti itu memang sangatlah murah. Harga resminya di China sana, jika dirupiahkan yaitu antara 2,1 sampai 2,9 jt untuk 3 pilihan. Untuk RAM/memory 3/32 dibandrol 999 Yuan setara 2,1jt, 4/64 dibandrol 1.199 Yuan setara 2,5jt dan 6/64 dibandrol 1.399 Yuan setara 2,9jt.

Mendengar harga seperti itu, MiFans maupun publik Indonesia dibuat heboh dan penasaran. Mereka tidak sabar menunggu kedatangan smartphone tersebut ke Indonesia. Bahkan di online shop, mereka pada ngantri di lapak kesayangannya nungguin Redmi Note 7 tersedia. Karena saking banyaknya yang nyari, nanya, ngantri dan nunggu, lapak-lapak besar di online shop berani nyalip distributor resmi Xiaomi Indonesia meski Redmi Note 7 belum resmi rilis di Indonesia. Saya sempat cek, kalau tidak salah sejak tanggal 19 Januari 2019 lalu, ada lapak yang sudah benar-benar Redmi Note 7 tersedia, cuman mereka pasang harga tinggi antara 3,5jt sampai 4jt lebih untuk pilihan 3/32, 4/64 dan 6/46. Dengan harga segitu yang ngantri jadi kecewa, mereka malah bilang "harganya wow banget yah", " Apa gak kemahalan?". Dilihat-lihat sejak tanggal 19 tersebut sampai saya tulis posting ini belum ada satu pun barang terjual di lapak tersebut.

Saya rasa akhirnya para MiFans maupun publik nunggu resmi rilis saja karena mereka takut kalau beli sekarang malah kemahalan. Soalnya kalau harga segitu, tinggal nambah dikit saja sudah dapat Pocophone F1 yang sudah terbukti oke nya yang sudah ditanami prosessor lebih tinggi yaitu Qualcomm SDM845, atau Mi 8 lite yang sama-sama memakai Qualcomm SDM660.

Meski yang jadi andalan Redmi Note 7 adalah kamera 48 megapixel dan spesifikasi lainnya yang mumpuni tapi kalau harga diatas 3jt bukanlah sesuatu yang spesial karena yang menjadi spesialnya Redmi Note 7 ini adalah harga murah dengan spesifikasi mumpuni. Jadi kalau harganya tetep mahal yaaa tidak spesial lah alias biasa saja. Laku nya juga ya biasa saja kalau harganya diatas 3jt. Tapi kita belum tahu juga sih ya berapa nanti harga resminya di Indonesia dan kapan Redmi Note 7 resmi datang ke Indonesia? Ya... Kita tunggu saja.
Read more
Diatas 3jt, Redmi Note 7 Gak Bakal Laku Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hendra Gunawan

2018-10-18

Tabulasi pada Microsoft Office Word, satu hal penting yang jarang diketahui

Apa itu tabulasi?
Sebelum saya jelaskan apa itu tabulasi saya mau tanya dulu, “apakah pada papan keybord anda ada tombol Tab?Ada kan? Ada ya? Pasti ada lah.... Terus “apa anda tahu apa fungsinya Tab tersebut pada Microsoft Office Word?” Yaaa tentu anda tahu kan “buat loncat-loncatin Pointer”. Ya memang betul, untuk meloncatkan pointer yang nantinya berfungsi menempatkan posisi teks pada jarak atau posisi tertentu sehingga tulisan menjadi rapih.

Tapi ada 2 (dua) hal lagi yang saya ragukan dan ingin saya tanyakan, pertama; “apa anda suka menggunakannya?” dan yang kedua; “tahukah anda bahwa jarak loncatan tabulasi tersebut bisa diatur sesuai keperluan?

Kenapa saya tanya seperti itu? Karena saya sering menemukan dokumen ketikan orang yang kadang menggeserkan teks dari kiri ke kanan semua pakai spasi, misal surat yang dibawahnya ada tanda tangan, nah bagian tanda tangan kan berada di kanan jadi dia menggeser untuk menempatkan bagian tanda tangan tersebut pakai spasi. Terus suka ada yang menggunakan tab, tapi dia hanya menggunakan jarak loncatan standarnya saja, jadinya kadang teks terlau jauh atau terlau dekat. Jika anda sama seperti itu, maka agar sekarang anda lebih tau seperti apa dan bagaiman cara menggunakan tabulasi, akan saya jelaskan disini.

Supaya mudah dipahami sebaiknya sekarang anda buka Ms. Office Word dan seperti apa contoh penggunaan tabulasi, silahkan lihat di : <<< SINI >>>


Agar bisa menggunakan fungsi tabulasi, anda harus menampilkan Ruler (Penggaris) terlebih dahulu (apabila tampilan pada Ms. Word anda saat ini belum ada Ruler nya) dengan cara klik menu View kemudian ceklis Ruler. Apabila Ruler ditampilkan maka fungsi tabulasi juga akan muncul, yaitu icon kecil yang berada di pojok kiri atas yang terlihat seperti bentuk “L”.  Jika tab stop tesebut anda klik, maka akan berubah menjadi seperti huruf “T” terbalik. Anda klik lagi maka akan berubah lagi dan seperti itu seterusnya. Icon-icon tersebut disebut dengan TAB STOP. Fungsi tiap tab stop tersebut berbeda, yaitu :

Tabulasi

Cara menggunakannya sangat mudah, yaitu pilih dulu fungsi tab stop yang akan anda gunakan. Apabila sudah dipilih, maka arahkan mouse pada ruler atas (seperti pada gambar diatas) kemudian klik disana maka tab stop akan muncul di tempat diman anda klik. Tab stop yang ada pada ruler tersebut bisa anda geser ke kiri atau ke kanan sesuai keperluan. Untuk mencobanya sekarang silahkan anda tekan tombol TAB pada keyboard setelah tab stop anda tempatkan di ruller. Maka pointer akan loncat sampai dimana tab stop disimpan. Untuk selanjutnya, anda bisa explore sendiri.
Read more
Tabulasi pada Microsoft Office Word, satu hal penting yang jarang diketahui Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hendra Gunawan